Surah An-Naba’ ; Arab dan Terjemahan

by -26 views

Surah An-Naba’ ; Arab dan Terjemahan

 

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

 

عَمَّ يَتَسَاۤءَلُوْنَۚ ١

1. Tentang apakah mereka saling bertanya?

 

عَنِ النَّبَاِ الْعَظِيْمِۙ ٢

2. Tentang berita yang besar (hari Kebangkitan)

 

الَّذِيْ هُمْ فِيْهِ مُخْتَلِفُوْنَۗ ٣

3. yang dalam hal itu mereka berselisih.

 

كَلَّا سَيَعْلَمُوْنَۙ ٤

4. Sekali-kali tidak! Kelak mereka akan mengetahui.

 

ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُوْنَ ٥

5. Sekali lagi, tidak! Kelak mereka akan mengetahui.

 

اَلَمْ نَجْعَلِ الْاَرْضَ مِهٰدًاۙ ٦

6. Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan

 

وَّالْجِبَالَ اَوْتَادًاۖ ٧

7. dan gunung-gunung sebagai pasak?

 

وَّخَلَقْنٰكُمْ اَزْوَاجًاۙ ٨

8. Kami menciptakan kamu berpasang-pasangan.

 

وَّجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًاۙ ٩

9. Kami menjadikan tidurmu untuk beristirahat.

 

وَّجَعَلْنَا الَّيْلَ لِبَاسًاۙ ١٠

10. Kami menjadikan malam sebagai pakaian.742)

742) Malam disebut sebagai pakaian karena kegelapannya menutupi alam sebagaimana pakaian menutupi tubuh manusia.

وَّجَعَلْنَا النَّهَارَ مَعَاشًاۚ ١١

11. Kami menjadikan siang untuk mencari penghidupan.

 

وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعًا شِدَادًاۙ ١٢

12. Kami membangun tujuh (langit) yang kukuh di atasmu.

 

وَّجَعَلْنَا سِرَاجًا وَّهَّاجًاۖ ١٣

13. Kami menjadikan pelita yang terang-benderang (matahari).

 

وَّاَنْزَلْنَا مِنَ الْمُعْصِرٰتِ مَاۤءً ثَجَّاجًاۙ ١٤

14. Kami menurunkan dari awan air hujan yang tercurah dengan deras

 

لِّنُخْرِجَ بِهٖ حَبًّا وَّنَبَاتًاۙ ١٥

15. agar Kami menumbuhkan dengannya biji-bijian, tanam-tanaman,

 

وَّجَنّٰتٍ اَلْفَافًاۗ ١٦

16. dan kebun-kebun yang rindang.

 

اِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ كَانَ مِيْقَاتًاۙ ١٧

17. Sesungguhnya hari Keputusan itu adalah waktu yang telah ditetapkan,

 

يَّوْمَ يُنْفَخُ فِى الصُّوْرِ فَتَأْتُوْنَ اَفْوَاجًاۙ ١٨

18. (yaitu) hari (ketika) sangkakala ditiup, lalu kamu datang berbondong-bondong.

 

وَّفُتِحَتِ السَّمَاۤءُ فَكَانَتْ اَبْوَابًاۙ ١٩

19. Langit pun dibuka. Maka, terdapatlah beberapa pintu.

 

وَّسُيِّرَتِ الْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًاۗ ٢٠

20. Gunung-gunung pun dijalankan. Maka, ia menjadi (seperti) fatamorgana.

 

اِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًاۙ ٢١

21. Sesungguhnya (neraka) Jahanam itu (merupakan) tempat mengintai (bagi penjaga neraka)

 

لِّلطّٰغِيْنَ مَاٰبًاۙ ٢٢

22. (dan) menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas.

 

لّٰبِثِيْنَ فِيْهَآ اَحْقَابًاۚ ٢٣

23. Mereka tinggal di sana dalam masa yang lama.

 

لَا يَذُوْقُوْنَ فِيْهَا بَرْدًا وَّلَا شَرَابًاۙ ٢٤

24. Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,

 

اِلَّا حَمِيْمًا وَّغَسَّاقًاۙ ٢٥

25. selain air yang mendidih dan nanah,

 

جَزَاۤءً وِّفَاقًاۗ ٢٦

26. sebagai pembalasan yang setimpal.

 

اِنَّهُمْ كَانُوْا لَا يَرْجُوْنَ حِسَابًاۙ ٢٧

27. Sesungguhnya mereka tidak pernah mengharapkan perhitungan.

 

وَّكَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَا كِذَّابًاۗ ٢٨

28. Mereka benar-benar mendustakan ayat-ayat Kami.

 

وَكُلَّ شَيْءٍ اَحْصَيْنٰهُ كِتٰبًاۙ ٢٩

29. Segala sesuatu telah Kami catat dalam kitab (catatan amal manusia).

 

فَذُوْقُوْا فَلَنْ نَّزِيْدَكُمْ اِلَّا عَذَابًا ࣖ ٣٠

30. Oleh karena itu, rasakanlah! Tidak akan Kami tambahkan kepadamu, kecuali azab.

 

اِنَّ لِلْمُتَّقِيْنَ مَفَازًاۙ ٣١

31. Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (ada) kemenangan (surga),

 

حَدَاۤىِٕقَ وَاَعْنَابًاۙ ٣٢

32. (yaitu) kebun-kebun, buah anggur,

 

وَّكَوَاعِبَ اَتْرَابًاۙ ٣٣

33. gadis-gadis molek yang sebaya,

 

وَّكَأْسًا دِهَاقًاۗ ٣٤

34. dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).

 

لَا يَسْمَعُوْنَ فِيْهَا لَغْوًا وَّلَا كِذّٰبًا ٣٥

35. Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia dan tidak pula (perkataan) dusta.

 

جَزَاۤءً مِّنْ رَّبِّكَ عَطَاۤءً حِسَابًاۙ ٣٦

36. (Hal itu) sebagai balasan (dan) pemberian yang banyak dari Tuhanmu,

 

رَّبِّ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الرَّحْمٰنِ لَا يَمْلِكُوْنَ مِنْهُ خِطَابًاۚ ٣٧

37. (yaitu) Tuhan (pemelihara) langit, bumi, dan apa yang ada di antara keduanya, Yang Maha Pengasih. Mereka tidak memiliki (hak) berbicara dengan-Nya.

 

يَوْمَ يَقُوْمُ الرُّوْحُ وَالْمَلٰۤىِٕكَةُ صَفًّاۙ لَّا يَتَكَلَّمُوْنَ اِلَّا مَنْ اَذِنَ لَهُ الرَّحْمٰنُ وَقَالَ صَوَابًا ٣٨

38. Pada hari ketika Rūḥ743) dan malaikat berdiri bersaf-saf. Mereka tidak berbicara, kecuali yang diizinkan oleh Tuhan Yang Maha Pengasih dan dia mengatakan yang benar.

743) Para ahli tafsir berbeda pendapat mengenai maksud rūḥ pada ayat ini. Ada yang memahaminya sebagai Jibril, tentara Allah, atau malaikat yang diserahi tugas mengurus arwah dan sejenisnya.

ذٰلِكَ الْيَوْمُ الْحَقُّۚ فَمَنْ شَاۤءَ اتَّخَذَ اِلٰى رَبِّهٖ مَاٰبًا ٣٩

39. Itulah hari yang hak (pasti terjadi). Siapa yang menghendaki (keselamatan) niscaya menempuh jalan kembali kepada Tuhannya (dengan beramal saleh).

 

اِنَّآ اَنْذَرْنٰكُمْ عَذَابًا قَرِيْبًا ەۙ يَّوْمَ يَنْظُرُ الْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُوْلُ الْكٰفِرُ يٰلَيْتَنِيْ كُنْتُ تُرٰبًا ࣖ ٤٠

40. Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kamu akan azab yang dekat pada hari (ketika) manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya dan orang kafir berkata, “Oh, seandainya saja aku menjadi tanah.”


 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *